Tuesday, 22 August 2017 04:33:45

Cara Membasmi Jamur Pada Kucing Secara Ampuh

Cara mengobati kucing yang terkena jamur (ampuh & cepat) - Penyakit jamur yang menyerang kucing dikenal dengan nama ringworm. Meskipun demikian, penyakit ini tidak disebabkan oleh cacing. Di dalam dunia medis, penyakit ini dikenal dengan nama dermatofitosis, dimana penyakit ini mudah menular dari satu kucing ke kucing yang lainnya.

Penyakit jamur pada kucing merupakan jenis penyakit yang cukup banyak menyerang kucing. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana ciri-cirinya, cara penularannya hingga langkah yang bisa dilakukan untuk membasmi penyakit jamur ini dari kucing kesayangan kita.

Kucing Kampung Lucu Manis

Dermatofitosis juga dikenal sebagai penyakit kurap pada kucing. Penyebab utamanya adalah jamur yang menginfeksi kulit, rambut dan kuku kucing. Apabila kucing tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, kucing akan merasakan gatal yang luar biasa di seluruh tubuhnya yang terserang jamur hingga bahkan mengalami kerontokan.

Infeksi yang lebih lanjut pada kucing akan menyebabkan ruam-ruam merah (yang sangat gatal) pada kucing. Penyebarannya juga terhitung cepat dan mudah, kucing yang sering menggaruk tempat yang terinfeksi jamur, maka akan mempercepat penyebarannya di seluruh tubuh kucing. Selain itu, penyakit ini bisa menular dari kucing ke manusia, maka pemilik kucing juga patut waspada.

Dermatofitosis Pada Kucing yang Perlu Anda Ketahui

Dermatofitosis atau penyakit jamur merupakan jenis penyakit yang menyerang kucing yang disebabkan oleh ringworm yang menyerang lapisan rambut, kuku dan supersial kulit. Penyakit ini cukup mengkhawatirkan, mengingat tidak hanya kucing saja yang bisa terserang, namun juga manusia. Penyakit ini disebut dengan nama Dermatofitosis karena organisme yang menyebabkannya dikenal sebagai dermatofit.

Foto Kucing yang Terkena Jamur

Foto Kucing yang Terkena Jamur

Penyebutan istilah ringworm sendiri berasal dari bentuk infeksi yang ditimbulkan penyakit ini. Infeksi akan menyebabkan lingkaran berwarna merah yang menyerupai cincin, hal inilah yang menjadikan penyakit ini disebut dengan ringworm. Jadi jelas, bahwa penamaan ini tidak berkaitan dengan cacing tertentu.

Penyebab Jamur Pada Kucing

Penyebab penyakit jamur pada kucing adalah beberapa spesies dermatofit yang spesifik. Dimana, spesies tersebut hanya menginfeksi satu spesies saja. Spesies yang menyebabkan infeksi dermatofitosems pada kucing adalah Microsporum Canis. Infeksi lain yang masih berhubungan dengan jamur/ kurap pada kucing juga disebabkan oleh spesies Trichophyton Mentagrophytes. Keduanya merupakan zoonosis, yang juga mampu menginfeksi manusia apabila tidak berhati-hati.

Penularannya terjadi karena kontak antara kucing dengan benda-benda yang terkontaminasi. Maka dari itu, penting untuk memberikan penanganan terhadap benda-benda yang terkontaminasi dan memisahkan antara kucing yang sehat dengan kucing yang sakit agar tidak tertular.

Waspadai peralatan grooming yang digunakan pada kucing yang sakit, seperti misalnya sisir, sikat, karpet atau tempat tidur kucing, karena spora jamur akan tetap aktif selama berbulan-bulan bahkan sampai 18 bulan (1 setengah tahun). Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan campuran larutan pemutih klorin dengan air dengan perbandingan 1:10 atau 1:100 yang disemprotkan pada benda-benda tersebut.

Ciri-ciri atau Gejala Penyakit Jamur pada Kucing

Terjadinya ruam merupakan ciri-ciri umum yang terjadi pada kucing yang terinfeksi jamur. Ruam akan muncul pada area telinga, ekor, kepala dan lengan depan dengan warna merah yang kentara. Pada awalnya, infeksi jamur akan membentuk lesi bulat kecil, kemudian bersisik di bagian tengah. Seiring berjalannya waktu, lesi akan terus tumbuh dan menyebabkan gatal pada area kulit.

Dalam beberapa kasus, infeksi jamur pada kucing hanya menyerang beberapa bagian tubuh saja, meskipun tidak menutup kemungkinan seluruh tubuh kucing juga ikut terinfeksi. Perhatikan tingkah laku kucing, apabila perilakunya sering menggaruk bagian telinga atau terjadi kerusakan pada kuku, bisa jadi kucing Anda tengah terinfeksi jamur.

Cara Membasmi Jamur & Mengobati Kucing yang Terkena Jamur

Kucing yang sehat dan bebas dari penyakit, tentu aman untuk kita ajak bermain-main. Berbeda jika kucing terserang penyakit, maka selain kita menjadi cemas, ada resiko penyakit kucing menular ke manusia. Penyakit Dermatofitosis merupakan salah satu penyakit yang bisa menular ke manusia, penularan sering terjadi pada saat usia anak-anak. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam rangka membasmi jamur pada kucing.

Karantina Kucing yang Terkena Jamur

Apabila Anda mengetahui ada kucing di rumah yang terserang jamur, maka langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan memisahkannya dengan kucing lain yang sehat. Upayakan untuk menghindari kontak langsung antara kucing yang sehat dan yang sakit. Pisahkan pula kandang dan berbagai peralatan grooming yang digunakan agar tidak tertular.

Foto Kucing Lucu Setelah Mandi

Cukur Area yang Terkena Jamur

Tindakan mencukur bagian tubuh kucing yang terkena jamur dilakukan untuk memudahkan pengobatan. Bulu kucing pada area yang terinfeksi jamur, biasanya rapuh dan mudah dicabut, dengan menggunduli/menghilangkan bulu pada bagian yang terinfeksi, akan memudahkan kita dalam memberikan pengobatan.

Gunakan Shampo Khusus Jamur

Pada saat memandikan kucing, gunakan shampo yang khusus untuk mengatasi jamur. Seperti misalnya sebazole, malaseb dan lain-lain. Tanyakan kepada dokter hewan atau apotek terdekat, tentang merk terbaik yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi jamur pada kucing.

Keringkan dengan Benar

Setelah mandi, keringkan kucing dengan baik (benar-benar kering) sehingga tidak ada bagian tubuh kucing yang masih lembab. Jika tidak, maka kondisi lembab justru akan memicu jamur untuk berkembang biak lebih banyak.

Gunakan Terapi Topikal

Terapi topikal merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk membasmi jamur pada kucing. Terapi ini biasanya dilakukan dengan cara menggunakan krim atau salep yang dioleskan pada area kulit yang terserang jamur. Selain itu, shampo khusus untuk jamur kucing juga bisa diberikan untuk jangka waktu 2 kali dalam seminggu. Terapi ini membutuhkan waktu yang tidak singkat, bahkan hingga berbulan-bulan dan yang terpenting usahakan untuk selalu menjaga kebersihan tangan setelah melakukan terapi agar terhindar dari resiko tertular jamur dari kucing.

Terapi Oral Sistemik

Selain terapi topikal, penanganan penyakit jamur pada kucing juga bisa dilakukan dengan menggunakan terapi oral sistemik. Langkah ini dilakukan dengan cara memberikan obat jamur kucing yang dikonsumsi melalui mulut. Obat yang sering digunakan dalam terapi ini antara lain griseofulvin, itrakonazol atau terbinafine (Lamasil) yang banyak direkomendasikan karena efek sampingnya yang lebih sedikit.

Kucing yang mendapatkan perawatan ini bisa cepat sembuh namun ada juga yang lambat, tergantung dari kondisi tubuh si kucing. Pemberian obat biasanya dilakukan selama minimal 6 minggu, hingga jamur tidak datang kembali.

Vitamin

Vitamin pada kucing sangat dibutuhkan untuk membantu daya tahan tubuh. Kucing yang memiliki tingkat daya tahan tubuh yang baik tidak akan rentan diserang penyakit.

Gunakan Probiotik

Probiotik yang banyak terdapat pada yogurt dan kefir yang Anda berikan pada kucing akan sangat membantu dalam meningkatkan sistem imun dalam tubuh dengan memperbaiki keseimbangan bakteri dalam usus, sehingga kucing relatif lebih aman dari resiko penyakit.

Pembersihan Lingkungan

Sebaiknya cuci dan rendam berbagai peralatan grooming yang dicurigai terinfeksi dengan desinfektan untuk membunuh jamur. Bersihkan kandang dengan vacuum cleaner agar bulu dan serpihan lain yang terinfeksi tidak bertaburan, kemudian semprot dengan desinfektan.

Jangan lupa untuk mengepel lantai, karena bisa jadi spora jamur masih mengendap disana dan bisa tumbuh kapan saja. Gunakan pembersih elektorstatik agar spora jamur bersih dengan sempurna.

Jaga Suhu Ruangan

Suhu ruangan juga menjadi sebab tumbuh dan berkembang biaknya jamur. Oleh karena itu penting untuk menjaga ruangan agar tidak lembab. Gunakan hygrometer dan ukur kelembaban ruangan yang ideal pada angka 40 hingga 50%. Pastikan juga sinar matahari masuk kedalam rumah dengan baik, agar ruangan terhindar dari kelembaban.

Obat Jamur untuk Kucing

Selain beberapa cara membasmi jamur pada kucing yang telah disebutkan di atas, Anda juga bisa mengobati kucing yang terkena jamur dengan obat khusus anti jamur. Berikut ini beberapa jenis obat yang sering digunakan untuk membantu mengatasi jamur pada kucing.

Obat Jamur Untuk Kucing

Fluconazole

Fluconazole merupakan obat kucing yang terserang jamur dan cara penggunaannya dengan diminum. Obat ini bisa diberikan pada rentang waktu setiap hari atau 2 hari sekali selama 1 minggu sampai kucing benar-benar sembuh.

Efek samping dari penggunaan obat ini adalah kucing bisa mengalami gangguan hati, oleh karena itu tidak disarankan penggunaan obat ini pada kucing yang sedang hamil.

Itraconazole

Apabila jamur pada kucing cukup membandel, maka obat lain yang bisa mengatasinya adalah Itraconazole. Pemberikan obat ini 2 x 2 minggu disertai dengan pemberian makanan berlemak untuk membantu penyerapan obat agar maksimal. Efek samping dari penggunaan obat ini adalah nafsu makan kucing menjadi turun dan kadang kala disertai dengan muntah. Hindari penggunaan obat ini pada kucing yang sedang hamil.

Ketoconazole

Selain 2 obat diatas, jamur pada kucing juga bisa diatasi dengan penggunaan obat Ketoconazole. Obat ini biasanya diberikan dengan makanan berlemak untuk membantu penyerapan obat lebih baik. Efek sampingnya adalah kucing bisa mengalami mual-mual dan penurunan nafsu makan.

Bedak atau Obat Jamur Oles

Di apotek terdekat, Anda bisa mendapatkan obat oles atau bedak yang bisa digunakan untuk meredakan jamuran pada kucing. Gunakan pula VCO (Virgin Coconut Oil) untuk membantu membasmi jamur dan mengatasi bulu rontok pada kucing.

Lime Sulfur 0.5 – 5%

Obat selanjutnya yang bisa dimanfaatkan dalam mengatasi jamur pada kucing adalah Lime Sulfur atau belerang. Untuk menggunakan obat ini, cukup dengan mencelupkan kucing pada larutan Lime Sulfur hingga merata keseluruh tubuh kucing. Kemudian keringkan tubuh kucing dengan sempurna.

Shampo Khusus Jamur

Shampo yang bisa digunakan untuk membasmi jamur pada kucing biasanya adalah shampo yang memiliki kandungan Pavidone Iodine dan sulfur. Shampo jenis ini bisa dengan mudah Anda temukan di Petshop atau apotik langganan Anda.

Cara Mencegah Jamur Datang Kembali

Sebagai pemilik kucing, tentu kita tidak ingin kucing kesayangan kita terserang penyakit yang sama untuk kedua kalinya. Oleh karena itu ada beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah jamur datang kembali diantaranya:

  • Rutin memandikan kucing dengan shampo minimal 2 minggu sekali
  • Mencuci peralatan kucing yang kotor secara berkala
  • Menjauhkan benda-benda yang kotor dan berpotensi menjadi sarang penyakit dari jangkauan kucing
  • Rajin membersihkan dan mengepel lantai rumah dari rambut atau bekas sel kulit mati hewan. Penggunaan vacumm cleaner cukup efektif dalam menyedot berbagai kotoran yang bisa menyebabkan jamur datang kembali.

Suntik Jamur? Apakah Itu?

Akhir-akhir ini cukup sering kita mendengar istilah suntik jamur. Istilah ini cukup populer di kalangan masyrakat yang mengeluh dengan penyakit jamur yang menyerang kucing kesayangan mereka tidak kunjung sembuh. Sayangnya istilah ini tidak benar dan salah kaprah. Ada obat yang fungsinya bukan untuk obat jamur tapi diistilahkan sebagai suntik jamur oleh sebagian masyarakat. Tak heran, kucing tidak kunjung sembuh, karena obat tersebut memang tidak mengatasi jamur.

Salah satu yang cukup populer adalah penggunaan Doramectin atau Wormectin yang diartikan sebagai suntik jamur yang mana sesungguhnya adalah obat anti parasit BUKAN sebagai anti jamur. Jadi kesimpulannya, suntik jamur adalah istilah yang salah jika dikaitkan dengan penyakit jamur pada kucing. Untuk cara menangani jamur kucing, Anda bisa menggunakan berbagai cara yang sudah diuraikan diatas, bukan dengan suntik jamur yang justru salah bisa menjadi tindakan yang salah.

Kucing Anda terkena penyakit jamur? Berikut ini cara membasmi jamur pada kucing dan mengobati kucing yang terkena jamur secara lengkap dan detail. Category: Kesehatan Kucing. Tagged with: , , .

Terms: cara ampuh obati jamur kucing, cara menghilangkan jamur pada kucing dengan cepat, oles wormectin, tanda jamur pada kucing sembuh, minyak tawon untuk obat jamur kucing, biaya suntik jamur untuk kucing, apakah jamur pada kucing menular, jamur pada kucing menularkah, cara membersihkan jamur pada kucing, tanda jamur pada kucing, jamur pada kucing anggora, cara mengobati jamur kucing, jamur pada kucing, minyak tawon untuk jamur kucing, cara membasmi jamur pada kucing secara ampuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!