Wednesday, 22 November 2017 18:51:24

Cara Mengobati Kucing yang Terkena Scabies Secara Alami (AMPUH)

Penyakit kucing scabies: penyebab, perawatan, pengobatan dan pencegahan - Salah satu penyakit yang cukup meresahkan pecinta kucing adalah Scabies. Penyakit ini menyebar dengan mudah dari kucing satu ke kucing yang lain, sering pula menyerang anjing dan bahkan juga manusia. Apabila Anda mendapati kucing di rumah sering menggoyangkan dan menggaruk kepala disertai dengan bulu yang rontok, bisa jadi kucing Anda terkena Scabies.

Foto Kucing Lokal Lucu

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh sejenis kutu yang biasa disebut sarcoptes atau tungau scabies. Penyakit ini tidak hanya menyerang kucing, namun juga kelinci, anjing dan manusia. Ada 2 macam tungau yang menyebabkan penyakit ini, yakni notoedres cati scabies dan sarcoptes scabies. Sarcoptes Scabies berbentuk oval, berwarna cerah dan memiliki ukuran yang kecil, yakni 0.2 hingga 0.4 mm, sehingga sulit terlihat dengan kasat mata.

Bagaimana Kucing Bisa Terserang Scabies?

Scabies menyerang kucing di segala usia, baik kucing jantan maupun betina. Penyakit ini bisa menular lewat kontak fisik antar kucing atau kontak dengan alat ataupun tempat yang tercemar tungau, bisa dari kandang, sisir, ataupun tempat bermain. Menjaga kebersihan kandang dan peralatan perawatan kucing penting untuk menjaga kucing terhindar dari resiko penyakit Scabies.

Serangan tungau scabies diawali dengan menggali dan melubangi area kulit untuk kemudian bertelur didalamnya. Aktivitas menggali yang terus menerus dari tungau inilah yang menyebabkan kucing merasa gatal. Setelah melubangi kulit, tungau betina yang bertelur kemudian akan mati, lalu dalam kurun waktu 3 sampai 8 hari telur akan menetas dan berubah menjadi larva berkaki enam.

Larva yang sudah dewasa kemudian berubah menjadi nimfa dengan 8 kaki dan setelah dewasa akan berubah menjadi tungau dewasa. Tungau dewasa ini terus berkembang biak di dalam saluran yang sudah digali, begitu seterusnya hingga siklus berakhir 2 hingga 3 minggu. Apabila tidak segera diberikan penanganan, maka siklusnya akan terus berulang dan penyakit akan semakin parah.

Ciri-Ciri dan Gejala Kucing Terkena Scabies

Kucing yang terkena Scabies biasanya sering menggaruk bagian kepalanya. Bulu pada bagian ujung telinga akan mulai rontok muncul bercak kerak kulit mati, kemudian menyebar pada bagian kepala dan kemudian leher.

Gejala awalnya yang perlu diwaspadai terlihat pada kucing Anda adalah gatal yang disertai dengan rontok pada area telinga, muka, leher, hidung, kelopak mata dan bagian kepala. Kucing yang terserang Scabies sering menggaruk kepalanya dan terkadang bersikap agresif. Pada beberapa kasus, ditemukan kucing yang terserang Scabies mengalami demam dan sakit ringan.

Cara Mengobati Scabies Secara Tradisional

Dalam menangani penyakit Scabies yang menyerang kucing, ada 2 cara yang bisa digunakan, yakni cara tradisional dan cara modern (suntik). Cara suntik hanya boleh dilakukan pada kucing dewasa atau anak kucing yang berumur minimal 3 bulan. Apabila kucing masih berumur 1 hingga 2 bulan, maka penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan cara tradisional. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi Scabies pada kucing dengan cara tradisional.

Pisahkan Kucing yang Sakit

Langkah pertama begitu mengetahui ada kucing yang terkena Scabies adalah memisahkannya dengan kucing lain yang sehat. Langkah ini akan mencegah kucing yang sehat tertular Scabies dari kontak fisik dengan kucing yang sakit. Anda bisa menempatkan kucing yang sakit pada kandang sendiri untuk sementara waktu hingga sembuh, sebelum menyatukannya kembali dengan kucing yang lain.

Bersihkan Alat Grooming

Kedua, Anda perlu membersihkan dan mencuci dengan baik berbagai peralatan grooming yang Anda gunakan. Mulai dari sisir, sikat, kandang dan peralatan lain khususnya yang digunakan pada kucing yang terserang Scabies.

Lakukan Fumigasi

Apabila kucing di rumah Anda banyak yang terserang Scabies dan Anda curiga penyebabnya berada di dalam rumah, maka Anda bisa melakukan fumigasi untuk menyingkirkan tungau yang bersembunyi di tempat kucing Anda tidur dan banyak beraktivitas.

Pilih Tempat Penitipan Hewan yang Bersih

Penularan tungau Scabies bisa didapatkan dari mana saja, tidak terkecuali di tempat penitipan hewan. Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih tempat penitipan hewan. Carilah tempat penitipan hewan yang rutin membersihkan berbagai peralatan grooming yang mereka gunakan. Kebersihan yang baik akan mengurangi resiko kucing terserang Scabies.

Potong Bulu Kucing

Apabila Anda mendapati gejala Scabies pada kucing, maka potonglah bulu kucing yang terlalu panjang untuk menghindari kusut dan agar bisa melihat area yang terinfeksi Scabies dengan lebih mudah. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui seberapa luas area kulit kucing yang terinfeksi Scabies dan memudahkan Anda menerapkan obat pada bagian yang tepat.

Gunakan Shampo yang Mengandung Sulfur

Langkah keempat adalah memandikan kucing dengan menggunakan Shampo yang mengandung zat sulfur, seperti misalnya lime sulfur, sebasol, atau dermisil. Anda bisa mendapatkan shampo dengan bahan tersebut di petshop terdekat. Untuk cara memandikannya, setelah disiram dengan air, gunakan shampo pada seluruh tubuh kucing, lalu diamkan selama 10 hingga 15 menit. Kemudian bilas, lalu keringkan.

Anda juga bisa menggunakan shampo antiseptik (apabila kucing tidak keberatan dengan baunya) yang lebih efektif dalam membunuh tungau. Lakukan cara ini seminggu sekali berturut-turut, sampai kucing sembuh. Proses penyembuhan biasanya memakan waktu 6 hingga 8 minggu.

Menggunakan Salep

Untuk membantu membasmi tungau Scabies, Anda bisa menggunakan salep yang mengandung Permenthrin 5%, dermatech atau Gamexane 1%. Obat ini bisa Anda dapatkan di apotik terdekat dan ampuh dalam mengatasi Scabies. Permethrin 5% bisa diaplikasikan sekali dalam 12 jam atau Petrolatum 5%-6% yang diaplikasikan selama 3 malam setiap hari.

Anda juga bisa menggunakan perpaduan Alkohol dengan salep 88. Cara penggunaanya, setelah kucing dimandikan, gunakan cotton bud yang dicelupkan ke alkohol, kemudian oleskan (sambil dikerok Scabiesnya, agar rontok) pada bagian kulit yang terkena Scabies, kemudian oleskan salep 88.

Menggunakan Minyak Zaitun

Minyak zaitun sudah lama dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, tidak terkecuali masalah kulit. Anda bisa memanfaatkan minyak zaitun (VCO) sebagai sarana untuk penyembuhan Scabies pada kucing. Caranya, cukup dengan mengoleskan minyak zaitun pada bagian tubuh yang terkena Scabies. Cara ini akan membuat kucing merasakan gatal, dan apabila digaruk, maka kulit matinya akan berjatuhan. Pengobatan ini umumnya memakan waktu 3 sampai 5 minggu.

Cara Mengobati Scabies Dengan Suntik (Modern)

Kucing dewasa yang berusia 3 bulan keatas, agar sembuh lebih cepat dari serangan Scabies, maka bisa dengan cara suntik. Cara ini terbilang paling ampuh dan paling efektif untuk mengatasi Scabies, namun tidak disarankan untuk kucing yang berusia 1 hingga 2 bulan, karena dikhawatirkan tubuhnya tidak kuat dan mati.

Untuk mendapatkan suntikan, Anda bisa datang ke dokter hewan langganan Anda. Suntikan yang diberikan yakni menggunakan jenis obat avermectin diantaranya suntik ivermectin, suntik selamectin dan doramectin. Cara ini dilakukan dalam kurun 2 kali selang 2 minggu. Penyuntikan juga dilakukan pada kucing lain yang sehat, jika terdapat beberapa kucing di dalam rumah. Hal ini untuk menghindari infeksi berulang yang menyebabkan Scabies tidak kunjung hilang.

Obat Scabies di Apotik

Ada beberapa jenis obat yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi Scabies dan bisa dibeli di Apotik diantaranya adalah obat jenis salep yakni salep dengan kandungan permethrin, petrolaum, derma tech, triamcolone dan gamexane. Anda juga bisa menggunakan salep merk Scabicid, selain itu minyak zaitun murni atau VCO (Virgin Coconut Oil) juga bisa Anda beli di Apotik.

Nah itulah beberapa cara untuk mengobati kucing yang terkena scabies yang bisa Anda coba. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat agar penanganan scabies bisa lebih baik.

Wednesday, November 8, 2017. Kucing Anda terkena scabies? Berikut ini cara mudah mengobati kucing yang terkena penyakit kulit scabies baik secara alami maupun modern. Category: Kesehatan Kucing. Tagged with: , , .

Terms: cara mengobati scabies pada kucing secara alami, obat tradisional scabies kucing, cara mengobati scabies secara tradisional, obat scabies kucing, cara mengobati scabies secara tradisional pada kucing, scabies pada kucing, minya zaitun menyembuhkan scabies kucing, perbedaan scabies dan jamur pada kucing, cara mengobati kucing, cara mengobati gudik pada kucing, cara mudah menghilangkan scabies pada kucing, scabies pada kucing menular ke manusia bodoh, perbedaan scabies dan jamur pada kucing persia, obat scabies kucing di apotik generik, perbedaan scabies dan jamur tiram, perbedaan scabies dan jamur enoki, harga suntik scabies pada kucing comel, cara mengobati kucing yang terkena scabies secara alami (ampuh).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!